Menjangan Tour

Libur panjang kemaren aku habiskan di Pulau Menjangan, bersama Efi dan teman2 ICOMM lainnya (Mas Don, Mbak Iin, Mbak Tiwi, Annike, Mas Yos dan Gede. Berangkat dari denpasar sabtu jam 8.30, (padahal udah siap dari jam 6) soale wara wiri anter jemput para personel diatas :D. Jalur kami ambil via bedugul dan masuk ke seririt, setelah sebelumnya mampir ke Strawberry Stop dan bernarsis ria di jalam menuju ke seririt, tepatnya di daerah Banyuatis (pemandangan danau buyan yang paling OK lah). Kami tiba sekitar jam 12 siang di Taman Sari Cottage dan kami menyewa Villa Sunrise disana. Break sebentar utk menurunkan barang2 dan makan siang bersama, sekitar jam 2 Siang kami menuju Taman Nasional Bali Barat (TNBB), tujuan kami kesana salah satunya adalah trekking menuju tempat2 strategis, sayangnya guide disana mengatakan hanya 10% kemungkinan kita melihat satwa disana, sebab musim itu musim penghujan, bulan yang bagus utk melihat satwa disana sekitar bulan juni-juli, sebab itu adalah musim kemarau tempat dimana para satwa itu mencari makan.

Perjalanan dilanjutkan menuju Bali Tower, masuk melalui Menjangan Resort dan menelusuri jalan kedalam sekitar 5 menit. Bali Tower ini merupakan bangunan yang seluruhnya terbuat dari kayu, terdiri dari 4 lantai dan mempunyai ketinggian lebih dari pohon2 disana,dan  semakin keatas bangunannya semakin mengkrucut. Di lantai paling atas kami bisa melihat seluruh wilayah TNBB ini, daratan, hutan, lautan, seakan semua menjadi satu kesatuan. Kurang lebih sekitar setengah jam kami disana, menikmati pemandangan dan tidak lupa bernarsis ria 🙂

Sekitar jam 16.00 kami kembali ke hotel dan aktifitas berikutnya adalah berenang di villa dan bermain di pantai pemuteran disekitar villa tempat kami menginap.Tidak sia sia kami membawa bahan makanan yang cukup banyak, karena di daerah sana cukup jauh utk membeli makanan, jadi agenda selanjutnya adalah memasak dan makan malam. Setelah makan malam, kami lanjutkan dengan bermain remi dan bagi yang kalah hukumannya cukup ringan kok, ditaburi lulur harum doank ? tebak siapa yang paling ganteng malem itu : Mas Yos :D. Jam 10 kami akhiri utk tidur karena besok seharian masih ada aktivitas yang menanti kami.

Pagi hari itu cuaca sedikit mendung, setelah sarapan sekitar jam 9 agenda dilanjutkan menuju Labuhan Lalang utk menuju Pulau Menjangan, Utk tiket ke Pulau menjangan dipatok harga : sewa boat sekitar 330ribu, jasa guide 75ribu, max penumpang 10orang utk snorkeling dan 6 orang utk wisata diving. Pak Nono nama guide kami itu, asli jembrana dan sudah lebih dari 18 tahun bekerja di TNBB ini. Dalam perjalanan beliau mulai bercerita mengenai seluk beluk TNBB ini, mulai luas kawasan, fauna yang hidup di kawasan itu, dan beliau pun sempat mengeluarkan foto2 yang diabadikan dibawah air berisi keindahah terumbu karang. Kurang lebih setelah 30  menit perjalanan, kami tiba di sebuah dermaga kecil di tepi pantai, disana terlebih dahulu sudah ada 2 kapal boat dan beberapa turis sedang menyiapkan alat utk diving ataupun snorkeling. Kami segera bergegas menyiapkan alat2 dan langsung terjun ke laut, 2 atau 3 meter dari pinggir pantai masih terlihat pasir pantai nan jernih tertembus sinar matahari. Aku sempat terkejut setelah mengetahui kurang lebih 5 meter ternyata laut sudah dalam, kurang lebih 20 – 30 meter. Begitu curam jarak antara pasir dan tebing pantai itu, dan disisinya terbentuk oleh berbagai macam terumbu karang. Ditemani Pak Nono kami menelusuri sepanjang kurang lebih 100 meter, menikmati indahnya pemandangan dalam laut beserta terumbu karang dan berbagai macam ikan hiasnya. Ikan nemo tampak bersembunyi dalam sarangnya, ubur ubur yang membuat kami gatal2 entah berapa banyak, dan sampai2 kami sedikit panik utk menghindarinya. Bule2 yang melakukan diving pun tampak jelas di bawah kami.

Setelah kurang lebih 45 menit akhirnya Pak Nono membawa kami menepi dan melanjutkan ke titik snorkeling selanjutnya. Di tempat kedua itu, aku memutuskan utk tidak menggunakan Life Jacket, bukan apa2 ternyata memakai Life Jacket itu membuatku kurang leluasa bergerak. Aku mengikuti kemana Pak Nono pergi, dan sesekali ikut menyelam entah melihat Ikan Nemo dari dekat atau pun ketika berhasil mendapatkan “Mahkota Berduri” begitu Pak Nono menyebutnya, hewan laut yang cukup berbahaya, pemakan sebagian besar terumbu karang dan durinya pernah menyebabkan Pak Nono demam selama 3 hari. Ikan yang berjalan berdiri dan bergerombol, Ikan Durian, ikan yang bisa menggembung dan berduri seperti buah durian tampak jelas di depan-ku. Hewan laut di tempat kedua ini lebih bervariasi dibanding tempat pertama. Waktu menunjukkan jam 12.30 siang,  dan sebenarnya jatah kami adalah sampai jam 2, dan masih menyisakan satu titik lagi utk bersnorkelling ria, cuman karena diburu waktu utk check out dihotel, kami menyudahi aktivitas itu. Sungguh…dibanding waktu snorkeling di Nusa Lembongan tahun lalu, pemandangan alam bawah laut di Menjangan ini lebih indah dan aku pun takjub melihatnya.

Sesampainya dihotel dengan makan siang dan mandi yang terburu buru kami check out sekitar jam 2.30 siang. Perjalanan dilanjutkan ke Pantai Lovina dan spontan  diperjalanan kami memutuskan utk melanjutkan ke Kintamani Bangli. Tiba di denpasar sekitar pukul 7.30 malam, aku dan efi sendiri tiba sekitar jam 10 malam setelah sebelumnya mengantar para personel kerumah masing2.

Liburan yang menyenangkan…jadi, kemana next trip guys ?

8 thoughts on “Menjangan Tour”

  1. kita emang kudu pergi kesana lagi, tnbb aja belum kita kunjungi, snorkeling di menjangan juga belum semua titik kita liat.. kesana lagi di june or july yuk … pas lagi musim kemarau.. kata guide tnbb kan 90% satwa keluar tuch pada bulan itu..

  2. kemana next trip? .. still will be mem perawanin menjangan nok … hihi masih banyak yg belum kite jelajah to?? lak yoo ngono…?

  3. Heheh…cerita ne detail banget ya…, thanks Mas photo ku muncul di bloggernya, secara gitu lho:) gw yg paling guanteng karena hukuman kalah maen remi.. hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *